60 Tahun Konferensi Asia Afrika diperingati: Karya Besar Bung Karno Takan Terlupakan

image

60 Tahun Konferensi Asia Afrika diperingati: Karya Besar Bung Karno Takan Terlupakan.

 

Solo Raya News, INTERNASIONAL; Sejarah peristiwa Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955, Ir. Soekarno dalam pidato yang menggelegar seperti bledek mengampar-ampar di depan pimpinan 29 negara Asia-Afrika pada 1955 menyatakan bahwa imperialisme dan kolonialisme sesungguhnya belum mati. imperialism dannKolonialisme, menurut Soekarno, jangan hanya dilihat dalam bentuk klasik tetapi bisa mengenakan 'baju' modern dalam bentuk penguasaan ekonomi, intelektual, serta penguasaan material yang nyata.

Soekarno juga mengingatkan bangsa-bangsa Asia Afrika agar kemerdekaan tidak hanya diisi secara materi, tetapi juga secara etika dan moral. berdikari berdikari berdikari selalu di ulang ulang dalam pidato soekarno, kalau negara negara asia afrika sudah mampu berdikari; berdiri diatas kaki sendiri, maka saat itulah lonching kematian imperialisme dan kolonialisme. ingat KAA ingat pesan Bung Karno.

Peserta Asian African Senior Official Meeting (SOM) bersiap rapat di Jakarta Convention Center (JCC), Asian African Confrence Commemoration (AACC) Indonesia 2015 atau Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Indonesia 2015 bergulir. Sesuai rencana, Asian African Senior Official Meeting (SOM) digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (19/4/2015).

Sesuai agenda yang dipublikasikan melalui laman resmi aacc2015.id, AACC Indonesia 2015 atau Peringatan KAA di Indonesia 2015 dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Bandung, Minggu-Rabu (19-22/4/2015). Tak seperti yang digembar-gemborkan sebelumnya, Asian African SOM hanya diikuti delegasi dari 89 negara.

Semula, pemerintah pimpinam Presiden Joko Widodo memproyeksikan acara itu bakal diikuti 109 kepala negara. Laman resmi aacc2015.id juga menyebutkan dalam Peringatan KAA di Indonesia itu bakal ada tiga agenda pertemuan dan dua kegiatan sampingan.

Asian-African Senior Officials’ Meeting alias Pertemuan Pejabat Senior Asia-Afrika dijadwalkan digelar di Jakarta Convention Center, Minggu (19/4/2015). Sedangkan Asian-African Ministerial Meeting alias Pertemuan Tingkat Menteri Asia-Afrika dijadwalkan di Jakarta Convention Center, Senin (20/4/2015). Puncaknya Asian-African Summit alias Pertemuan Tingkat Tinggi Asia-Afrika dijadwalkan di Jakarta Convention Center dan Istana Merdeka di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/4/2015).

Hanya satu kegiatan sampingan yang dijadwalkan berlangsung di Bandung sebagai tempat bersejarah pelaksanaan Bandung Conference atau kerap disebut sebagai Konferensi Asia Afrika dalam buku sejarah lokal Indonesia. Konferensi Bandung yang diprakarsai Indonesia, Burma, Pakistan, Ceylon atau Sri Lanka, dan India, 18–24 April 1955 silam, tercatat dalam sejarah dunia sebagai pertemuan skala besar pertama negara-negara di Asia dan Afrika karena melibatkan 29 negara kedua benua.

Kegiatan sampingan AACC 2015 atau Peringatan Konferensi Asia Afrika 2015 yang bakal digelar di Bandung itu hanyalah karnaval. Karnaval itu dijadwalkan berlangsung Selasa (21/4/2015). Satu kegiatan sampingan lainnya, yakni Asian-African Business Summit atau Pertemuan Bisnis Asia-Afrika juga dijadwalkan pada hari yang sama. Namun lokasinya juga bukan di Bandung, melainkan di Jakarta Convention Center.

Sun, 19 Apr 2015 @19:16


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved