KPU Mojokerto Coret Pasangan Calon Bupati Nisa-Arif

image

MOJOKERTO– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mojokerto akhirnya mencoret pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 1 Choirun Nisa- Arifudinsjah (Nisa Syah). 

Langkah ini menindaklanjuti keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan pasangan nomor urut 2 Mustofa Kamal Pasa-Pungkasiadi (Purbantara). Keputusan ini merupakan hasil rapat pleno KPU Mojokerto yang digelar di kantor KPU setempat tadi malam. Rapat ini dilaksanakan sesaat setelah lima komisioner KPU Mojokerto tiba dari Jakarta. 

Masih dengan menggunakan pakaian kasual para komisioner ini langsung mengumumkan hasil rapat pleno yang tertuang dalam berita acara nomor 47/BA/XI/2015 dan keputusan KPU Nomor 6 1 / K p t s / K P U - K a b - 014.329790/2015 kepada wartawan yang telah menunggu mereka sejak sore hari. 

“Ada beberapa keputusan yang diambil dalam rapat pleno malam ini yakni pertama mengubah berita acara Nomor 28/- BA/VIII/2015 tentang penetapan calon bupati dan calon wakil bupati Mojokerto dalam pemilihan bupati dan calon wakil bupati Mojokerto 2015 dan Keputusan KPU Kabupaten Mojokerto Nomor 31/Kpts/- KPU-Kab-014.329790/2015 tentang Penetapan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Peserta Pemilihan Bupati dan Calon Wakil Bupati Mojokerto 2015 dengan tidak mengikutsertakan pasangan nomor urut satu Choirun Nisa-Arifudinsjah sebagai peserta Pilkada Mojokerto 2015,” ujar Ketua KPU Mojokerto Ayuhannafik. 

Yuhan—sapaan akrab Ayuhannafik, menjelaskan keputusan pencoretan Nisa Syah sesuai dengan keputusan MA Nomor 539 K/TUN/PILKADA/- 2015 tanggal 3 November 2015 yang amar keputusannya mengabulkan gugatan pasangan nomor urut dua MKP-Pungkasiadi. Sebelum memutuskan mencoret Nisa Syah, KPU Mojokerto juga telah berkonsultasi dengan KPU Pusat sekaligus meminta klarifikasi kepada MA di Jakarta. 

“Keputusan tersebut setelah kami konsultasi dengan KPU Pusat dan juga meminta penjelasan dari MA. Terkait keputusan MA yang multitafsir antara huruf dan abjad, kita sudah meninggalkan berkas keputusan MA untuk bahan di KPU pusat. Hasil keputusan secara substansi betul yang dicoret pasangan calon Choirun Nisa-Arifudinsjah,” bebernya. Dengan keputusan pencoretan Nisa-Sjah maka peserta Pilkada Mojokerto hanya terdiri dari dua pasangan calon, yakni Mustofa Kamal Pasa-Pungkasiadi (Purbantara) dan Pasangan Misnan-Rahma Shofiana. 

Terkait nomor urut peserta, KPU Mojokerto masih mengacu pada hasil pengundian nomor urut sebelumnya, yakni pasangan Purbantara dengan nomor urut dua dan Misnan-Rahma Shofiana WA dengan nomor urut tiga. “Keputusan ini segera kami sampaikan kepada pihakpihak terkait,” ujarnya. Samuel Hendrik, ketua tim kuasa hukum Nisa-Sjah, mengatakan akan tetap melakukan upaya hukum terkait putusan pencoretan Nisa-Sjah. Salah satunya dengan rencana menggugat keputusan KPU Mojokerto.

Selain itu, ada rencana melakukan peninjauan kembali (PK) atas putusan MA yang memerintahkan mencoret Nisa-Sjah. “Kita juga akan layangkan surat ke MA. Langkah peninjauan kembali (PK) akan kita ambil. Kita sudah konsultasi masalah ini dengan Yusril Ihza Mahendra,” tandasnya. Dikatakan Samuel, langkah PK ini adalah upaya hukum luar biasa yang semua warga negara punya hak untuk melakukan itu. Menurutnya, dalam perkara tata usaha negara (TUN) masih ada peluang untuk mengajukan PK. 

Setelah ini, tim kuasa hukum akan menyusun materi perlawanan dari jalur hukum pula. “Kalau KPU Kabupaten Mojokerto mencoret pasangan Nisa-Sjah, tentu saja kita akan melaporkan ke DKPP,” ujarnya. Sementara itu, Polres Mojokerto meningkatkan status keamanan menjadi siaga satu. Sekitar 2.600 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk menjaga kantor penyelenggara pemilu dan objek vital lainnya.

Kapolres Mojokerto AKBP Budhi Herdi Susianto mengatakan, peningkatan status keamanan menjadi siaga satu ini menyusul hasil rapat pleno yang mencoret salah satu pasangan calon. “Kami bersiaga penuh mengantisipasi segala ancaman keamanan yang mungkin terjadi,” katanya. Budhi mengatakan menyiagakan seluruh personil organik yang ada. Sweeping senjata tajam dan bahan peledak pun bakal dilakukan terhadap pengunjuk rasa. 

Dengan status siaga satu tersebut, lanjut Kapolres, tidak ada kesempatan anggota untuk pulang ke rumah. “Yang lepas piket, cadangan semuanya standby di polres, polsek, maupun tempat-tempat lain yang sudah ditentukan,” katanya. Untuk menjaga kondusivitas Mojokerto, lanjut Budhi, pihaknya juga menerima bantuan personel dari Kodim 0815 Mojokerto, 3 satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Jatim, 1 SSK Batalion Kavaleri (Yonkav) 3 Malang serta 500 personel organik Polres Kota Mojokerto. 

Mereka akan mengamankan agar pascarapat pleno suasana Kabupaten Mojokerto tetap aman dan tertib. “Hari ini akan ada aksi unjuk rasa massa pendukung paslon nomor urut 1, Choirun Nisa-Arifudinsjah (Nisa-Sjah) ke kantor KPU. Fokus kami adalah mengamankan kantor penyelenggara pemilu tersebut,” katanya. Kapolres menegaskan, tak hanya pasukan Brimob dan TNI, sejumlah kendaraan taktis milik polisi disiagakan di kantor KPU Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basoeni, Kecamatan Sooko, antara lain water canon , mobil security barrier (pagar berduri), kendaraan taktis Baracuda, hingga anjing pembubar massa (K9). 

“Untuk mencegah aksi anarki massa pendukung Nisa-Sjah, kami bakal melakukan pemeriksaan di sejumlah titik kumpul massa. Pemeriksaan itu untuk mencegah massa membawa senjata tajam, bahan peledak, dan barang berbahaya lainnya saat berunjuk rasa. Menurut informasi, tujuan aksi massa ke kantor KPU,” jelasnya. 

Dari awal titik kumpul, lanjut Kapolres, pihaknya akan mengingatkan peserta unjuk rasa agar tidak membawa barang-barang berbahaya. Karena dalam UU No 12 Tahun 1951, membawa senjata tajam, bahan peledak, dapat dikenakan UU darurat itu. Pihaknya juga akan lakukan penegakan hukum, jika dilanggar maka akan diamankan.

Wed, 25 Nov 2015 @01:28


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved