Gaji Dibawah UMK; Puluhan Pekerja IAIN Surakarta Melapor Ke POLRES Sukoharjo

image

Gaji Dibawah UMK dan Dipotong: Puluhan Pekerja IAIN Surakarta Melapor Ke POLRES Sukoharjo

SUKOHARJO: Setelah mengadukan keluh kesah ke Rektorat IAIN Surakarta dan tidak mendapatkan tanggapan yang serius, kini Puluhan buruh cleaning servis IAIN Surakarta mengadukan pimpinan perusahaan outsourcing CV Janaka Jogja Solution melapor ke POLRES Sukoharjo. Sabtu (06/02/2016)

 Dari total jumlah 52 orang yang dipekerjaakan hanya 33 orang yang mengadu ke polisi, sedangkan pekerja lainnya idak ikut karena takut dipecat. Para buruh cleaning servis tersebut di dampingi Tim advokasi dari PUKADHALI mengadu upah yang mereka terima setiap bulan jauh di bawah Upah Minimum Kota (UMK)  dan merasa manajemen perusahaan telah menggelapkan uang mereka dengan modus memotong gaji untuk iuran Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan). 

Setiap bulan mereka menanyakan kepada manajemen outsoursing terkait jamsostek tidak terasa sudah satu tahun berjalan para pekerja tidak mendapatkan dengan alasan persyaratan mendaftar jasmsostek belum lengkap. 

Warsono salah satu cleaning servis Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta di Kartasura, Sukoharjo menjelaskan “sudah jelas CV Janaka Jogja Solution tidak pernah mengikutsertakan kami dalam BPJS Ketenagakerjaan, sudah ahir tahun kontrak mau habis kami minta juga tidak dikasih, padahal gaji kami jauh di bawah UMK masih di potong tiap bulan dengan alasan jamsostek, biar hukum yg berbicara" kata Warsono.

Habib salah satu buruh cleaning servis mengungkapkan “kita laporkan Ke POLRES ya karena kita hanya digaji 900 ribu, masih di potong 24 ribu katanya untuk jamsostek yang sampai saat ini belum pernah kita terima, UMR diSukoharjo 2015: Rp1.223.000,- dan 2016: Rp.1.396.000,-.   yang kami terima jasuh dari itu, ini pendholiman, hukum harus adil" Jelas Habib kepada awak media (06/02)

Kanit SPK POLRES Sukoharjo, Aiptu Slamet, mejelaskan aduan itu ditangani Unit I. Sedangkan Retno Damayanti Direktur CV Janaka Jogja Solution, belum bisa di hubungi karena nomor milik Retno Damayanti saat dihubungi tidak aktif. 

Sebelumnya jumat, (05/02/2016) para pekerja melaporkan kasus tersebut ke MAPOLSEK Kartasura, setelah keluh kesah mereka tidak mendapat tanggapan dari Rektor IAIN Surakarta, karena banyaknya jumlah pelapor maka dari pihak POLSEK mengrahkan untuk melaporkan ke POLRES Sukoharjo. 

Dari informasi yang di himpun oleh Pusat Kajian Demokrasi Hukum Hak Asasi Dan Lingkungan Hidup (PUKADHALI) Sukoharjo menjelaskan; Pelaporan ke POLRES Sukoharjo ini adalah langkah Tepat di karenakan CV.Janaka Jogja Solution dan PT.Mega Karya Mulia dimiliki atas nama satu orang yakni; Retno Damayanti. Artinya kejadian yang serupa akan terulang kembali di kampus IAIN Surakarta apabila kasus ini tidak segera di laporkan ke kepolisian. Kami akan kawal sampai tuntas. Ungkap Sa’roni Ketua Pusat Kajian Demokrasi Hukum Hak Asasi Dan Lingkungan Hidup (PUKADHALI) Sukoharjo. (06/02)


Sun, 7 Feb 2016 @12:45


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved