Ketua Umum APKLI: MEA Nyata Jadi NEO-VOC Menjajah Ekonomi Rakyat

image

Ketua Umum APKLI: MEA Nyata Jadi NEO-VOC Menjajah Ekonomi Rakyat


MEA baru berlangsung dua bulan sejak 31 Desember 2015 yang lalu. Namun dampaknya sungguh luar biasa dahsyatnya. MEA telah jadikan bangsa ini sebagai budak dan dijajah bangsa asing. Lebih dari itu, sebentar lagi Indonesia bisa bubar jika para elit pemimpin negeri ini "mbandel" terus menerus bulan madu dengan kongsi kapitalis multinasional asing, dan tak henti-hentinya menggusur PKL, menggerus dan menindas ekonomi rakyat dan bangsanya sendiri. Tanpa intervensi Negara RI dalam hal ini Pemerintah RI, MEA segera menjelma menjadi NEO-VOC, menggerus dan menjajah ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia.


Sebuah kenyataan yang sangat membahayakan kedaulatan bangsa dan eksistensi NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Warning keras ini telah disampaikan Ketua Umum DPP APKLI pada Life Dialog TVRI 16 Desember 2014 "Outlook Ekonomi Indonesia 2015: Masalah dan Tantanganya". Akankah dengan Kebijakan Rezim Jokowi-JK yang tak melindungi ekonomi rakyat hadapi MEA, prediksi di atas, MEA segera jadi NEO-VIC menjadi kenyataan? Saat ini, baru dua bulan era MEA, sudah banyak fakta yang tak terbantahkan.


PKL digusur dimana-mana, pasar tradisional pada gulung tikar, jutaan PKL Kelontong kolaps diserbu ritel modern atas Kebijakan Deregulasi Perlonggar Ijin Toko Modern Rezim Jokowi-JK. Ritel modern asing merangsek ke seluruh pelosok negeri ini bebas tanpa batas, tegas Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Biomed Di Jakarta Kamis Malam 11/2/2016


"Ibarat Lomba Cerdas Cermat, Rezim Jokowi-JK tidak pada tempatnya menyandingkan Siswa TK (ekonomi rakyat) disandingkan dengan Seorang Profesor (kongsi kapitalis multinasional asing). Dipastikan ekonomi rakyat pasti KEOK tekuk lutut dengan kekuatan raksasa kongsi kapitalis asing. Sekali lagi, apa mau rezim Jokowi-JK tak mau lindungi ekonomi raktatnya sendiri hadapi MEA? Sebaliknya menyiapkan karpet merah yang sangat luas kepada kekuatan ekonomi asing.


Apapun adanya, APKLI takkan bergeser sekuat tenaga, apapun resikonya melindungi dan selamatkan PKL, ekonomi rakyat dan kedaulatan ekonomi bangsa Indonesia dalam naungan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Lebih baik tak makan daripada hidup dijajah bangsa asing. Lebih baik mati daripada menderita terjajah bangsa asing. MERDEKA ATAU MATI!", geram Ali dokter ahli kekebalan tubuh yang kini jadi dokter pengobat duka lara PKL Indonesia. 


"Lumpuh total tata kelola bangsa dan negara kita. Kepentinga rakyat, bangsa dan negara ditanggalkan seiring terabaikannya konstitusi Negara RI. Indonesia makin kehilangan arah bahkan jadi "suguhan persembahan empuk" bagi bangsa asing secara menyeluruh. Bukan hanya aset ekonomi dan kekayaan sumber daya alam yang dicengkram dan dikuasai asing.


Lebih dari itu, lapak PKL dan ekonomi rakyatnya sendiri digusur dan digerus dengan dalih ketertiban umum, pembangunan dan era perdagangan bebas dunia. Sungguh sangat naif dan memiluhkan. Tak ada jalan lain dalam melindungi dan menyelamatkan PKL, ekonomi rakyat dan merebut kembali kedaulatan ekonomi bangsa Indonesia kecuali dengan Revolusi Kaki Lima Selamatkan Indonesia. APKLI takkan bergeser untuk hal tersebut apapun resikonya, pungkas Ali lelaki berkumis eksentrik asli Mojokerto Jawa Timur.


Thu, 11 Feb 2016 @23:28


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved