BOYOLALI; Puluhan Tambang Ilegal Menjamur Bebas, PEMDA Tutup Mata..?

image

Solo Raya News, BOYOLALI;  Puluhan Tambang ilegal Boyolali sangat meresahkan warga dibuktikan dengan penolakan warga akan tetapi pelaku usaha tetap memaksakan kehendaknya untuk terus melakukan kegiatan tersebut. Kebanyakan lokasi galian ilegal berada di kawasan lereng Gunung Merbabu dan Merapi.

Salah seorang warga menuturkan, Desa Kami bisa hancur dan jalan jalan sudah rusak, apabila penambang liar di biarkan meraja lela terus menerus, pasalnya merusak tata kelola lingkungan sekitar, sementara oknum polisi dan oknum pejabat hanya diam terkait galian yang di duga tanpa ijin di Boyolali.

Galian yang tak berizin meresahkan masyarakat karena merusak tata kelola lingkungan, Diduga Truk truk pengangkut galian itu membawa hasil galian ke area pembangunan jalur jalan Tol. Ujar salah seorang warga saat di temui tim media dalam investigasi ke lokasi penambangan ilegal. (21/02)

M Mustajab, Kasi Sumber Daya Mineral DPU ESDM Boyolali mengungkapkan; ada 15 titik penambangan ilegal, tanpa dilengkapi satupun surat perijinan. Ungkapnya (21/02) penambangan ilegal merusak lingkungan. pelaku penambangan tidak melakukan reklamasi.

'kewenangan menindak dari ESDM Provinsi Jateng yang mengeluarkan perizinan, kita sebatas melakukan pemantauan. jelas M Mustajab, Kasi Sumber Daya Mineral DPU ESDM Boyolali

Perlu di ketahui; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  menugaskan para kepala daerah yang baru dilantiknya, Rabu (17/2/2016), untuk menjaga wilayahnya dari tambang ilegal. Pasalnya, mayoritas tambang yang ada tidak disertai dengan izin sehingga tidak ada pendapatan negara yang masuk.

"Tolong ini dibereskan. Minimal izin diurus, biar kita semua enak, lingkungan juga bisa terjaga," kata Ganjar di sela pelantikan, Rabu (17/2/2016).

"Kalau semua ada izin, jalan kita yang dibangun bisa awet. Sebagian besar tambang tidak bayar pajak," tambahnya.

Kegiatan galian illegal diancam pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh miliar) karena melanggar pasal 161 UU No. 4 dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup yang  dinilai diabaikan oleh para pelaku usaha penambangan ilegal di Boyolali.

Info sementara yang kami dapatkan galian tersebut diduga dipergunakan di kirim untuk pembangunan jalan Tol jalur Semarang Solo, ini artinya semua pelaku usaha baik yg melakukan penambangan ilegal ataupun yang menerima hasil penambangan ilegal sama sama melanggar undang undang. 

Tue, 23 Feb 2016 @04:06


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved