KARANGANYAR: Proyek Panas Bumi Kementerian ESDM Di Tolak Masyarakat Lereng Gunung Lawu

image

Proyek Panas Bumi Kementerian ESDM Di Tolak Warga Lereng Gunung Lawu

 

KARANGANYAR - Rencana Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membangun proyek panas bumi (geotermal) di Gunung Lawu ditolak sebagian besar masyarakat setempat. Warga lereng Lawu mengaku rela menjadi 'pagar hidup' untuk menghadang proyek tersebut. Gunung Lawu dianggap sebagai pakunya Pulau Jawa, sehingga keberadaannya begitu sakral bagi masyarakat yang mendiami lereng Gunung Lawu baik di sisi timur, utara, selatan dan barat.

 

"Kita bicara masalah kearifan lokal bukan masalah teknologi dan ilmu pengetahuan. Masyarakat lereng Lawu sangat menjunjung tinggi kearifan lokal yang sudah diturunkan sejak zaman nenek moyang ratusan tahun yang lalu," kata Pak Joko, tokoh spiritual masyarakat Ngargoyoso, Senin (7/11/2016).

 

Menurutnya, Gunung Lawu memiliki potensi alam luar biasa. Selain berkembang jenis tanaman obat, Lawu juga kaya akan flora dan fauna. "Proyek proyek panas bumi di Gunung Lawu sebaiknya tidak dilakukan. Lawu itu berbeda dengan gunung lainnya," ucap Pak Joko.

 

Meski sebelumnya sudah dilakukan survei awal, diketahui potensi panas bumi Gunung Lawu diperkirakan mencapai 165 megawatt. Sedangkan proyek eksplorasi potensi panas bumi dari Gunung Lawu membutuhkan luas lahan sekira 2.000 meter persegi. Gunung Lawu merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya.

 

Sumber airnya mampu menghidupi warga di dua propinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jika proyek geothermal dibangun di sana, warga khawatir akan terjadi kerusakan alam dan bisa mengancam sumber air. "Wong alam itu nguripi (alam memberi kehidupan) buat manusia. Jadi manusia juga harus tahu diri. Jangan karena teknologi alam menjadi korban," ujar Pak Joko.

 

"Pusat gempa (4 November 2016) ada di lereng Lawu (Ngawi). Itu salah satu tanda awal penolakan alam. Gejolaknya mulai terasa. Meski secara ilmu pengetahuan gempa diakibatkan adanya pergesekan lempeng bumi," pungkasnya.

Tue, 8 Nov 2016 @00:13


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved