INSIDEN BENTROK BOYOLALI: WARGA DESA TERAS LAPORKAN OKNUM ANGGOTA ORMAS KE POLRES

image

 

BOYOLALI - Warga dukuh Tegalan Desa Teras Kecamatan Teras Boyolali akhirnya melaporkan Dalimin 31 (LANANGE JAGAD) ke POLRES  Boyolali, Selasa (14/02/2017),  warga dukuh Tegalan yang diwakili Kepala Dusun I bapak SARONTO  mendatangi SPK POLRES Boyolali untuk menyerahkan berita acara laporan atas beberapa tindakan yang dianggap melanggar Hukum   oleh Sdr DALIMIN 31 dengan alamat Dk. Barengan, Ds. Salakan, Kec. Teras, Kab. Boyolali.


Dalam berita acara tersebut warga desa melaporkan kejadian Sabtu tanggal 28 Januari 2017 jam 01:00 wib, warga kami dikejutkan dengan suara raungan sepeda motor yang berjumlah ratusan dan di bleyer bleyer masuk kejalan kampung kami. Saat itu masyarakat sudah pada istirahat dan tidur. Kegaduhan dan Keriuhan tersebut membuat beberapa warga kaget dan terbangun serta peronda SISKAMLING kaget kemudian ada beberapa teriak awas awas untuk memberikan tanda kepada warga lainnya untuk bersiaga dari hal hal yang tidak diinginkan. Sesaat kemudian terjadi keributan ditengah kegelapan kampung kami ada beberapa lampu jalan yang mati bahkan terdengar suara letusan kami duga senjata api dari gerombolan pengendara motor tersebut. Hal tersebut terjadi beberapa saat hingga akirnya datang petugas dari Kepolisian Polres Boyolali.


Adapun beberapa dugaan  pasal pelanggaran dan fakta yang dilakukan DALIMIN beserta rmbogan LANANGE JAGAD meliputi:


Pasal 503 angka (1 ) KUH Pidana. 
“Barang siapa melakukan riuh dan ingar, sehingga pada malam hari waktunya orang tidur dapat terganggu”. 
Fakta-fakta dilapangan : a. Gerombolan pengendara motor ( Dalimin dkk ) datang pada jam 01:00 wib waktu masyarakat sudah tidur / Istirahat. b. Kelompok tersebut ( Dalimin dkk ) datang masuk kampung dengan naik lebih kurang 100 sepeda motor. c. Beberapa knalpot motor bersuara keras dan beberapa di bleyer bleyer. d. Datang melalui jalan kampung padat penduduk. e. Mereka berkumpul dan memarkir motor di Polsek Teras. 


Pasal 406 KUHP ayat (1) 
“ Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan, merusak, membikin tidak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagaian milik orang lain. 
Fakta-fakta dilapangan : a. Saat sore hari bahwa lampu penerangan jalan di kampung kami dalam keadaan menyala dengan baik. b. Pada saat dan setelah kedatangan rombongan Lanange jagad pada malam kejadian ke Kampung kami ada beberapa lampu penerangan jalan yang mati dan pecah. c. Keterangan sdr Dalimin dalam pemberitaan Solopos Online tg 5 Februari 2017 dng judul “ Korban pembacokan di Teras Boyolali ancam Balas Serangan “  , Dalimin mengatakan situasi sangat gelap. d. Saat Polisi dari Polres Boyolali mendatangi TKP banyak ditemukan batu berserakan dan beberapa kayu yang diduga digunakan sebagai senjata alat pemukul. 


 UU Darurat No. 12 tahun 1951. 
“ Barang siapa di Indonesia tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasai dan atau mempergunakan senjata Api dan munisi. 
Fakta-Fakta dilapangan : a. Masyarakat mendengar letusan diduga senjata Api dari rombongan Lanage Jagad pada malam kejadian. b. Informasi dari Kepolisian bahwa Petugas Polres dan Polsek tidak ada yang meletuskan senjata api di lokasi .


Pasal 335 KUH Pidana. 
“ Barang siapa dengan sengaja melawan hukum, menyuruh melakukan atau agar tidak melakkan atau membiarkan sesuatu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan baik terhadap orang itu sendiri ataupun orang lain” . 
Fakta-fakta dilapangan : a. Terdengar suara letusan senjata Api dari gerombolan pengendara motor tersebut. b. Ditemukan banyaknya batu berserakan dan beberapa pentungan kayu saat Polisi mendatangi TKP dan setelah grombolan  pengendara sepeda motor  ( Dalimin dkk ) tersebut meninggalkan kampung kami Tegalan, Desa. Teras, Kec. Teras, Boyolali. c. Ada beberapa lampu penerangan jalan dikampung pecah dan mati. 


 Pasal 169 ayat (1) dan ayat (2) KUH Pidana. 
“Ayat (1) Turut serta perkumpulan yang bertujuan untuk melakukan kejahatan, atau dalam perkumpulan lain yang dilarang oleh atauran aturan umum. 
Ayat (2) Turut serta perkumpulan yang bertujuan untuk melakukan pelanggaran. 
Fakta-fakta dilapangan : a. Rombongan ( Dalimin dkk ) pengendara sepeda motor yang kebayakan berseragam kaos hitam bergambar bulu ekor burung merak ( dari media diketahui mereka perkumpulan yang bernama “Lanange Jagad “. b. Rombongan Lanange Jagad yang pada malam kejadian  bukan hanya warga Boyolali saja namun ada dari beberapa warga luar Boyolali. 


( Rombongan Lanange Jagad sempat bersitegang dengan petugas dari Polres Boyolali dan Polsek Teras di Depan Polsek Teras ). c. Kelompok Lanange Jagad ( Dalimin dkk ) mendatangi dk. Tegalan, Desa Teras, Kec. Teras, Kab. Boyolali, secara bersama sama dan kebayakan berseragam dengan naik lebih kurang 100 motor dan lebih kurang 3 unit Mobil. d. Lanange jagad ( Dalimin dkk ) Datang secara bersama sama terlihat terpimpin dan terencana ( berangkat bersama sama selesai nonton pentas dangdung KALIMBA di Desa Krasak, Kec. Teras, Boyolali ). 


Diduga rombongan tersebut adalah pendukung (Funs  Dangdut Kalimba ) yang kami mendapat informasi dilaporkan ke kepolisian karena mempertontonkan pornografi dan pornoaksi saat manggung / pentas. e. Kedatangan rombongan pengendara motor ( Lanange Jagad ) mengakibatkan masyarakat terganggu tidurnya ( langgar Pasal 503 KUH Pidana ). f. Kedatangan rombongan pengendara motor ( Langane Jagad ) pada malam hari tersebut membuat rasa tidak aman dan nyaman di masyarakat, dan membuat masyarakat merasa terintimidasi, apalagi dari kelompok tersebut diduga meletuskan senjata Api ( melanggar UU Darurat No. 12 tahun 1951 ). g. Ada beberapa lampu penerangan jalan kampung yang pecah yag diduga dirusak oleh mereka ( langgar pasal 406 KUHP ). 

Berita acara Laporan tersebut juga di kirimkan kepada KAPOLDA Jawa Tengah, KABID PROPAM POLDA Jawa Tengah, Bupati Boyolali dan DPRD Kab. Boyolali. YM. Hanafi (ck-278)

Wed, 15 Feb 2017 @19:06


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved