AWPI PRINGSEWU GELAR DISKUSI PUBLIK: BEDAH PP NO 18 TAHUN 2016

image

PRINGSEWU – Dengan mengusung tema “Efisiensi Birokrasi Paska Diberlakukannya PP Nomer 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah“, acara diskusi publik yang digagas DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Pringsewu mendapat respon dan antusias positif dari berbagai kalangan seperti organisasi intra dan ekstra kampus, lembaga profesi, organisasi kepemudaan (OKP), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan elemen masyarakat lainnya.

Acara Diskusi Publik yang dipusatkan di Pendopo Pringsewu, Selasa (25/04) ini, menghadirkan tiga (3) narasumber yakni Ir. Alwi Siregar (Birokrat), Zunianto M.Pd I (Politisi) dan Nur Rakhmat (Kepala Ombusmen RI Perwakilan Lampung.

Hadir dalam gelaran diskusi tersebut unsur perwakilan dari Pemkab Pringsewu, Jajaran Polres Tanggamus, jajaran Pengurus DPD AWPI Lampung serta organisasi profesi lainnya.

Dalam sambutanya, Ketua DPC AWPI Pringsewu, Ahmad Khattab menjelaskan, sebagai lembaga profesi, AWPI Pringsewu diusianya yang genap satu tahun, ingin bisa berbuat dan berbagi.

“Ini komitmen kami sebagai lembaga profesi. Dalam kesempatam HUT yang pertama ini, kita sengaja menggelar rangkaian kegiatan selain diskusi yakni senam aerobic massal dan santunan yatim piatu,” paparnya.

Acara diskusi publik yang dipandu oleh Agustriyana sebagai moderator ini, mengetengahkan soal harapan dan tantangan dengan diberlakukannya PP No 18 Tahun 2016, khususnya kondisi terkini di Pemerintahan Kabupaten Pringsewu.

“Sebagai lembaga profesi kewartawanan, AWPI akan ikut berperan dalam pembangunan melalui publikasi, dan salah satunya ikut mendorong meningkatnya kinerja birokrasi dan pelayanan terhadap masyarakat,” imbuh Khattab.

Ketua DPD AWPI Provinsi Lampung Hengky Ahmad Jazuli memberikan apresiasi positif atas apa yang sudah dilakukan temen-temen AWPI Pringsewu.

“Saya berharap, kegiatan seperti ini bisa menjadi satu tolak ukur agar di tahun berikutnya, kegiatan serupa bisa dilaksanakan dan bisa jauh lebih baik lagi,” ucapnya.

Hengky juga menghimbau kepada rekan-rekan wartawan yang tergabung kedalam AWPI, bisa terus menunjukan sikap profesionalisme dalam melaksanakan tugas jurnalistik di lapangan.

“Kode etik jurnalistik harus senantiasa dipedomani dan dijunjung tinggi. Ini juga menjadi penting untuk bisa diperhatikan bagi temen-temen AWPI,” imbuhnya.

Mon, 1 May 2017 @04:13
Tags: awpi


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved