DPP APKLI: Jika Jokowi Absen Lindungi PKL, Revolusi Indonesia Tidak Bisa Dihindarkan

image

JAKARTA; Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), dr. Ali Mahsun, M.Biomed didampingi Sekjend DPP APKLI Agus Yusuf beserta Jajaran Pengurus DPP APKLI Periode 2017-2022 menggelar Konferensi Pers Di Kantor Sekretariat DPP APKLI Jl.Cempaka Putih Timur V No.3, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10510. (Selasa, 02/05/2017)


Dalam Konerensi Pers Ali Mahsun Menegaskas Sebuah Permintaan yang disampaikan kepada Presiden Jokowi untuk mencabut visi ekonomi liberal yang dinilai merugikan rakyat dan para pedagang kaki lima (PKL) di tanah air. 


"Ekonomi rakyat makin terpuruk, omset PKL makin anjlok, sektor produksi makin tak berdaya ditengah makin masifnya gempuran ritel modern (kongsi kapitalis multinasional asing) diseluruh pelosok tanah air. Kondisi di akar rumput sudah mengalami BBM (berat buat makan). Jika dibiarkan, kelaparan massal dan masif dapat segera terjadi, serta REVOLUSI INDONESIA tak dapat dicegah oleh siapapun yang harganya terlalu mahal untuk keutuhan NKRI" Tegasnya. (Selasa, 02/05/2017)


APKLI bertekad bulad lakukan Revolusi Kaki Lima Indonesia, lakukan perubahan mendasar usaha PKL dalam tempo sesingkat-singkatnya harus mampu survival dan unggul hadapi gempuran ‘Capital Force’ multinasional kapitalis asing di era MEA dan perdagangan bebas dunia lainnya. 


"APKLI segera wujudkan Lima (5) Pilar Revolusi Kaki lima Indonesia, yaitu revolusi lahan, keuangan, barang dan jasa, teknologi informasi dan komunikasi, dan pendampingan usaha PKL sebagai jalan tengah atau the midle way selamatkan Indonesia sebagai bangsa dan negara merdeka dan berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. APKLI menuntut Presiden Jokowi menjadi bagian dari Revolusi Kaki Lima Indonesia" Jelasnya.


Ali Mahsun juga mengingatkan, Tak perlu murka atau memerah telinga mendengar agenda besar Revolusi Kaki Lima Indonesia, enjoy, santai dan mengalir saja. Tak ada satu pun maksud diluar hal-hal kita ingin tegakkan ekonomi rakyat, kembalikan kedaulatan ekonomi bangsa, dan pertahankan keutuhan NKRI. Negeri ini milik kita maka asing harus dibatasi, tak boleh semaunya sendiri menggerus dan menjajah ekonomi rakyat Indonesia. Aset ekonomi dan kekayaan alam Indonesia pun wajib hukumnya segera dikembalikan ke pangkuan Ibu Pertiwi. APKLI menuntut segera negara hadir untuk melindungi PKL dan ekonomi rakyat dalam menghadapi era perdagangan bebas. Jika tidak maka ekonomi Indonesia segera paripurna dijajah asing.


"Jika negara absen maka APKLI tidak bertanggungjawab kalau terjadi REVOLUSI INDONESIA" Tegas Ali Mahsun.


Dalam Konferensi Pers Ali Mahsun Ketua Umum APKLI Beserta Jajaran Pengurus Kabinet Revolusi Kaki Lima Indonesia DPP APKLI 2017-2022 MENUNTUT Presiden Joko Widodo untuk segera melakuan tindakan selamatkan Ekonomi Bangsa dan Negara: 


  1. Mencabut visi ekonomi persaingan dan kembali ke khittah melindungi PKL dan ekonomi rakyat Indonesia wujudkan amanah Pembukaan UUD 1945.
  2. Mencabut kebijakan deregulasi perlonggar ijin ritel modern yang sudah mematikan dan menjajah PKL dan ekonomi rakyat Indonesia.
  3. Keluarkan Instruksi Presiden RI kepada Bupati, Walikota dan Gubernur untuk segera terbitkan Perda Penataan dan Pemberdayaan PKL berdasarkan Perpres RI 125/2012, juga kepada kementerian terkait dan Badan BPOM RI.
  4. Tertibkan Bank yang syaratkan agunan dalam penyaluran KUR Mikro, dan menjelaskan ke publik kemana aliran dana Rp 110 trilyun disalurkan.
  5. Jajaran APKLI diseluruh Indonesia wajib turun gunung lakukan percepatan penyaluran KUR, dalam waktu dekat sudah memastikan lahan usaha, warehosuing (pergudangan), apklikasi Kaki Lima Indonesia, dan pengadaan perumahan PKL kerja sama dengan para pihak dengan pola tripartid multipathnership.

Wed, 3 May 2017 @02:03


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved