Konvoi Siswa SMA Berujung Penganiayaan di Klaten, 15 Orang di Tahan Polisi

image

JournalPolice.com, Klaten – Konvoi pelajar SMA di Klaten, Selasa (2/5/2017) berujung menjadi aksi perusakan dan penganiayaan. Hingga hari ini Polres Klaten menahan 15 peserta konvoi yang diduga menjadi dalang aksi brutal tersebut.

Kapolres Klaten, AKBP Muhammad Darwis menyampaikan dalam peristiwa ini tiga orang mengalami luka berat pada bagian tangan, kepala dan punggung. Sedangkan belasan orang mengalami luka ringan.  Darwis menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Tidak ada korban jiwa seperti yang disebutkan di kabar-kabar (pesan) yang beredar,” ujar Darwis kepada detikcom, Rabu (3/5/2017).

“Tiga orang korban (luka berat) adalah orang yang tidak sengaja berada di sekitar tempat kejadian,” imbuhnya.

“Tak Ada Korban Tewas dalam Aksi Brutal Konvoi Pelajar di Klaten”

Sebelumnya polisi menangkap 136 peserta konvoi pada Selasa (2/5). Saat ini, 15 orang masih ditahan di Mapolres Klaten untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, sisanya dipulangkan. Mereka ditangkap karena melakukan perusakan dan penganiayaan di daerah Bendogantungan dan Kebonarum, Klaten pada Selasa (2/5). Beberapa orang membawa senjata tajam berupa gir sepeda motor dan senjata dari besi lainnya.

“Kaca warnet pecah. Mungkin terkena lemparan batu,” kata Darwis

Sebanyak 136 peserta konvoi yang berujung perusakan dan penganiayaan akhirnya dipulangkan hari ini. Mereka sempat ditahan di Mapolres Klaten untuk menjalani pemeriksaan sejak Selasa (2/5) sore.

Sedangkan 15 orang peserta konvoi saat ini masih ditahan karena terindikasi menjadi dalang aksi perusakan dan penganiayaan. Satu di antaranya positif membawa senjata tajam.

 "Kita fokus pada 15 orang ini. Yang satu sudah positif membawa sajam (senjata tajam). Belum ada yang mengaku membawa gir motor sebagai senjata,” kata Kapolres Klaten, AKBP Muhammad Darwis kepada detikcom, Rabu (3/5/2017).

Konvoi yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Klaten berujung perusakan dan penganiayaan pada Selasa (2/5). Kelompok dari arah Klaten dan Sleman bertemu di daerah Bendogantungan dan Kebonarum, Klaten. Di situlah terjadi aksi saling lempar batu dan tindak penganiayaan.

“Kaca warnet pecah. Tiga orang luka berat di bagian tangan, pelipis dan punggung. Beberapa lainnya hanya luka ringan,” kata Darwis. ( Team JP )

Thu, 4 May 2017 @16:15
Tags: klaten


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

www.solorayanews.com
image

Solo Raya News

0816676507


Inspirasi Kebangkitan Rakyat
Tamu Kami

Kalender

SERBA SAPI MAS JOKO LEMBU
image

Jl. Penjalinan Godegan, Mojolegi, Teras

( Depan PT. Hanil Indonesia )

 

DAFTAR MENU

Tengkleng                  Rp. 15.000,-

Tongseng                   Rp. 15.000,-

Gule                              Rp. 10.000,-

Oseng Oseng Kikil     Rp. 10.000,-

Kare Bayam Sapi        Rp. 8.000,-

Oseng Boncis Daging  Rp. 8.000,-

Sop Iga                          Rp. 15.000,-

Sop Buntut                     Rp. 20.000,-

Copyright © 2018 · All Rights Reserved